Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Gejala Chikungunya Dan Pencegahannya

Gambar
Chikungunya adalah virus yang menyerang manusia lewat gigitan nyamuk aedes albopictus alias aedes aegypti. Nyamuk tersebut menjadi perantara yang mengangkat virus chikungunya dalam tubuhnya tanpa terjangkiti. Kedua nyamuk tersebut juga adalah nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah. Gejala dan penyebab chikungunya sering salah diagnosis dan keliru jadi disebut sebagai gejala dan penyebab demam berdarah. Umumnya chikungunya terjadi di daerah yang memiliki curah hujan tinggi. Permasalahan penyakit ini teridentifikasi di kurang lebih 40 negara. Sebagian besar berada di Asia Tenggara, Afrika Timur, Afrika Barat, dan di kurang lebih Lautan Hindia. Chikungunya di Indonesia pertama kali tercatat mewabah di tahun 1973 di Samarinda, lalu di Jambi tahun 1982, dan tahun 1983 di Yogyakarta. Ketika itu, wabah chikungunya dikategorikan sebagai KLB alias Kejadian Luar Biasa. Seusai tak ada lagi permasalahan dalam jumlah signifikan selagi 20 tahun kemudian, tahun 2001 penyakit ini mewabah kembali